daily life · spiritual note

Ahad Ini

Assalamu’alaikum.
Kayaknya janji one day one writing selalu teringkari oleh saya, huhuhu jadi malu 😦

Alhamdulillah tadi saya dikasih kesempatan lagi dengar kajian minggu pagi di masjid UI. Kali temanya tentang kajian Manajemen Keuangan Rumah Tangga Islam yang disampaikan oleh Ustadz Banu Muhammad, beliau adalah dosen FE UI.

Pembahasannya adalah cara mengatur keuangan dengan menambah pemasukan dan mengurangi pengeluaran. Ada beberapa istilah finance yang dipakai,alhamdulillah saya masih nyambung,berarti pelajaran kuliah ga lupa2 banget,hehe.

Yang paling bikin jleb jleb itu adalah ketika Ustadz mengingatkan bahwa semua pengeluaran kita nanti akan dipertanggungjawabkan di akhirat,bahkan tiap 1 rupiah pun akan ditanya, saya jadi takut,sedih mengingat2 semua uang yang pernah saya belanjakan di jalan yang tidak baik di mata Allah 😦

Anyway, dari setiap harta yang kita terima,ada hak Allah di dalamnya. Kata ustadz,minimal kita harus ngeluarin 10% dari penghasilan untuk Zakat,Infaq,dan Sadaqah. Dan sungguh, tak akan sia-sia harta yang kita habiskan di jalan Allah :’)

image

Terusss, dapat sarapan gratis,yeayyy.
Saya pulang, eh malah ketemu adek di jalan,dia minta ke sevel,trus kita ke sevel.
Balik rumah,dengar kabar margo city kebakaran, jalan margonda jadi riuh,heboh, bahkan terdengar hingga ke rumah kita yang cukup jauh dari pinggir jalan.

Siangnya saya datang seminar kangen water di PSJ UI, mostly isinya sama dengan presentasi tetangga saya, Rangga dan Ressa yang pernah saya dengar.

Setelahnya saya ke Gold’s gym, disusul adek, niatnya cuma mau nanya2, eh malah jadi daftar beneran. Yosh yosh πŸ˜€
Proses pendaftarannya lama banget, setelah itu kita langsung bergegas menuju MUI,belum shalat ashar hey!

Pulangnya,hujan turun lebat sekali,kita kehujanan, basah semua, payung pun tak guna. Nyampe rumah rasanya bahagia banget,Alhamdulillah, segala puji bagiMu ya Allah :’)

Sekarang masih hujan, kita ga ada makanan, air minum hampir habis,air di tower air juga abis, perlu nyalain pompa dulu ke bawah,huhu.

Segini dulu ngeblognya,sampai jumpa πŸ™‚
Wassalamu’alaikum.

daily life

Pusing

Assalamu’alaikum.
Mau melanjutkan one day one writing yg udah ke-skip beberapa hari ini gara-gara kuota internet abis,hihi.

Finally pindahan saya selesai, yeayyyy, alhamdulillah.

Kemarin waktu packing sempat uring-uringan, bingung kenapa kok ya barang banyak banget,gimana cara packingnya, gimana ngangkatnya. Rempong sekali.

Eh pas udah kelar, malah lebih pusing lagi unpackingnya gimana, kita ga punya lemari yg cukup buat naro buku-buku dan barang-barang lain,baju pun ga muat. Dan sampai sekarang pusing karena unpacking belum kelar-kelar juga,hiks 😦

image

personal

What now?

Assalamu’alaikum

Ga terasa sekarang sudah bulan maret,berarti sudah hampir 70 hari berlalu setelah saya lulus sidang tesis. Beberapa saat setelah wisuda, pertanyaan-pertanyaan yang datang biasanya berbentuk “apa nih rencana selanjutnya?” atau “mau kerja dulu, nikah apa lanjut S3?”, dan kebanyakan dari pertanyaan-pertanyaan itu akan saya jawab dengan “mau nikmatin hidup dulu” dan “pengennya sih santai-santai dulu”.

Kemudian hari-hari pun berlalu, pertanyaan pun berganti dengan “sibuk ngapain sekarang?” atau “sekarang kegiatannya apa?”. Jawabannya, tentu saja tidak sibuk apa-apa,kenyataannya saya pengangguran terbuka, belum punya penghasilan, dan belum niat cari kerja. ihik x)

Tentu saja saya sudah apply ke beberapa perusahaan pakai akun jobstreet, dan sejauh ini belum ada panggilan tes atau wawancara. Belakangan baru saya sadar, saya belum isi data jobstreet saya,yang ada cuma nama dan jurusan kuliah saya, haha, bodoh ya? iya!. Tapi, mungkin memang belum rejeki saya.

So, what now?. Saya ingin punya pekerjaan tentu saja, punya penghasilan sendiri biar bisa meringankan beban bapak. Bapak sepertinya khawatir mengapa saya belum mendapatkan pekerjaan, dan selalu mendo’akan agar saya segera mendapatkan pekerjaan. Saya percaya Allah pasti akan mengabulkan do’a bapak dengan cara yang terbaik menurutNya πŸ™‚

Anywayyy…saya dan adek pindah rumah kontrakan lagi~ yeayyy.

Rumahnya lebih kecil dari rumah lama, tapi jauh lebih menyenangkan,hehe, Alhamdulillah πŸ™‚

All in all, alhamdulillah dan insyaa Allah saya ga insecure dengan keadaan saya sekarang. Allah sudah punya rencana maha sempurna untuk tiap makhluknya, jadi kita hanya bisa berserah diri.

Buat saya sendiri, mungkin masih bisa usaha lagi, keinget kemarin ketemu sepupunya ummi yang cerita kalau dia dulu waktu baru lulus kuliah harus nyebar lamaran 80 kali dulu sebelum akhirnya ada perusahaan yang nerima dia. Yosh, semangaat! πŸ˜€

Ngomong-ngomong tulisan kali ini dibikin dalam rangka mendisiplinkan diri sendiri untuk menulis di blog setidaknya satu postingan sehari, seperti gerakan one day one writing itu. Mudah-mudahan bisa terlaksana deh. Bismillah πŸ™‚

Akhirul kalam, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh πŸ™‚